NewsQHSSESustainability

Bocah Kelas 2 SD Tewas Tertimpa Patung di Museum Ranggawarsita

Korban dikabarkan memanjat sebelum patung hias itu rubuh dan menimpa tubuh mungilnya.

SEMARANG, Jawa Tengah – Arvino Faezya Adiwongso, siswa kelas 2 SD di kota Semarang, meregang nyawa setelag tertimpa sebuah patung yang rubuh. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di halaman belakang Museum Ranggawarsita, kota Semarang, Jawa Tengah.

Melansir dari TribunBanyumas.com, Kanit Reskrim AKP Suprapto mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika korban mengikuti kegiatan outing class bersama rombongan PAUD Jumara.

“Sekitar pukul 08.00 WIB rombongan PAUD Jumara datang ke Museum Ranggawarsita. Setelah itu mereka mengikuti kegiatan keliling Kota Semarang menggunakan bus tingkat milik Dishub Provinsi Jawa Tengah,” kata Suprapto.

Saat di museum, sekitar pukul 10.00 WIB korban bersama neneknya menuju area pintu utara. Di sini, korban tampak berfoto di dekat sebuah patung hias taman bergambar sosok pria berjenggot memikul beban.

Tertimpa Patung

Informasi dari saksi mata, kata Suprapto, korban memanjat patung. Dan saat itulah tetiba patung itu rubuh dan menimpa tubuh mungil korban.

“Korban sempat merangkak keluar dari reruntuhan patung. Saat itu korban mengalami luka lecet di bagian muka dan mengeluh sesak napas,” ujar Suprapto.

Ketua Museum Ranggawarsita, Agung Raharjo, mengatakan bahwa sebelum korban tertimpa, korban sempat bergelantungan di patung hias.

“Informasinya anak tersebut bermain di sekitar patung, kemudian memanjat dan bergelantungan di patung itu. Setelah itu patung terjatuh dan menimpa anak,” ungkap Agung Raharjo dikutip dari TribunJateng.com.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (11/5/2026) silam.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Columbia Asia Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya pendarahan di bagian hati sehingga korban harus menjalani operasi, pada malam harinya.

Pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 07.50, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Agung mengemukakan, kondisi patung terlihat normal dan sudah berdiri bertahun-tahun di lokasi tersebut. (Hasanuddin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button