NewsQHSSESustainability

Kelelahan Atur Arus Mudik Lebaran 2026, Anggota Polantas Meninggal

Usai mengatur arus mudik Lebaran 2026 semalaman di hari pertama Lebaran, korban mengaku kelelahan dan sesak napas. Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah mengembuskan napas terakhir.

JAKARTA, Improvement – Brigadir Pol Fajar Permana, meninggal dunia usai menjalankan tugas mengatur arus mudik Lebaran 2026. Pihak kepolisian menyatakan, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini mengembuskan napas terakhir akibat kelelahan (fatigue) bertugas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, membeberkan kronologi kejadian. Menurut Komarudin, almarhum sempat menyelesaikan tugas jaga semalaman pada hari pertama Lebaran atau Sabtu (21/3/2026).

“Sepulang dinas, almarhum mengaku kelelahan dan mengalami sesak napas,” kata Komarudin, sebagaimana  dilansir dari laman Tribunnews.com.

Saat berada di asrama polisi Ciputat, ia meminta bantuan rekannya untuk melakukan kerokan karena merasa tidak enak badan. Memasuki waktu sore, kondisi Brigadir Fajar justru semakin memburuk.

Ia kemudian meminta rekannya untuk segera mengantarnya ke rumah sakit. Namun setelah sampai di rumah sakit, almarhum tidak sadarkan diri.

Tim medis sudah berusaha memberikan penanganan darurat, namun nyawa Brigadir Fajar tak dapat diselamatkan.

“Ketika tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Helsa Ciputat Timur, almarhum sudah dalam keadaan tidak sadar,” jelas Komarudin.

Evaluasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, Fajar diduga kelelahan dan mengalami gangguan pernapasan.

“Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa, serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah,” kata Budi.

Budi mengatakan, gugurnya Fajar akan dijadikan evaluasi bagi kepolisian untuk memastikan kondisi kesehatan personel yang bertugas di lapangan.

“Bapak Kapolda (Metro Jaya) telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan,” kata Budi.

Naik Pangkat

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada anumerta Brigadir Fajar Permana. Kenaikan pangkat diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Brigadir Fajar.

“Untuk menghargai jasa-jasa almarhum, kami minta untuk dinaikkan pangkat KPLB Anumerta. Terima kasih atas darma baktinya dalam melaksanakan tugas untuk memberikan pelayanan/pengabdian terbaik untuk masyarakat dan institusi,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Innalilahi wa innailaihi rojiun. Saya sebagai pimpinan Polri menyampaikan belasungkawa terhadap gugurnya anggota kami yang sedang melaksanakan tugas. Semoga almarhum husnul khotimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” katanya.

KDM Turut Berduka

Kasus meninggalnya Brigadir Fajar karena kelelahan usai menjalankan tugas, mendapat simpati dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dalam unggahan akun instagramnya @dedimulyadi71, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini ikut berduka atas meninggalnya Brigadir Fajar. Ia berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran.

“Saya menyampaikan duka yang cukup mendalam atas gugurnya seorang anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, yang diduga mengalami kelelahan, yaitu saudara kita Brigadir Fajar Permana,” ucap Dedi Mulyadi dikutip pada Kamis (26/3/2026).

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan almarhum mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT, diterima iman Islamnya,” katanya menambahkan.

Dedi mengatakan bahwa Brigadir Fajar telah memberi jasa yang besar yakni mengatur lalu lintas saat arus mudik. Oleh karena itu, ia pun ikut berduka atas kabar tersebut.

“Almarhum telah memberikan jasa yang besar, yaitu melakukan operasi menegakkan disiplin dan mengatur lalu lintas, sehingga arus mudik ini bisa berjalan lancar,” ujar dia. (Hasanuddin)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button