InfrastructureNewsQHSSE

Tembok Penahan Tebing (TPT) Ambruk, 4 Pekerja Tewas

TPT setinggi 7 meter dan lebar 10 meter tetiba ambruk saat para pekerja membangun fondasi. Akibatnya, empat pekerja tewas, dua terluka, dan dua lainnya selamat.

SUMEDANG, Improvement – Pembangunan mini soccer di Dusun Wates, Desa Cisempur, Kec Jatinangor, Kab Sumedang, Jawa Barat, menelan korban.

Empat pekerja meregang nyawa, dua terluka, dan dua lainnya selamat. Tembok Penahan Tebing (TPT) setinggi tujuh eter dan lebar 10 meter tetiba ambruk dan membawa tanah longsor.

Material tersebut langsung menimpa delapan pekerja yang sedang bekerja di bawahnya.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekira pulul 14.36 WIB tersebut semula bencana alam berupa tanah longsor akibat hujan.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, pohak kepolisian memastikan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja.

“Itu akibat kecelakaan kerja ya, bukan karena bencana alam. Sampai saat ini, kami telah memeriksa sembilan saksi,” kata Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Tanwin di Jatinangor, Jumat sore, sebagaimana dilansir dari laman kompas.com.

Pihak kepolisian  masih  melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari peristiwa tersebut.

Proyek Ilegal

Sementara itu Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang datang ke lokasi, memastkikan bahwa proyek pembangunan mini soccer itu ilegal.

“Sudah saya cek ke perizinan, pembangunan mini soccer ini tidak ada izinnya. Atas kejadian, kami akan melakukan evakuasi dan tentunya, sesuai prosedur lokasi pembangunan akan kami tutup,” kata Dony.

Dony menjelaskan, TPT tersebut ambruk saat para pekerja tengah membangun fondasi dasar atau ceker ayam.  “Longsor terjadi saat pekerja tengah membuat ceker ayam untuk TPT,” katanya.

“Kami menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya empat pegawai akibat kecelakaan kerja di lokasi pembangunan mini soccer di Desa Cisempur, Jatinangor,” sambung Dony.

KasiOps Basarnas Bandung Mochamad Adip melaporkan, total korban tertimbun material TPT longsor setinggi 7 meter dan lebar 10 meter ada  enam orang.

“Dua orang kami evakuasi selamat dan sudah dibawa ke rumah sakit. Sementara, empat korban lainnya yang tertimbun kami evakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Korban terakhir, kami evakuasi pukul 19.00,” kata Adip.

Adip merinci dua korban selamat yaitu Dian (41) dan Ahmid (71). Keduanya kuli bangunan warga Desa Cisempur, Jatinangor Sumedang, yang dievakuasi ke RS Unpad.

Sementara, empat korban tewas adalah Ivan dan Ujang dari Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung; Ade Hilir dari Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung; dan Hery dari Karasak. (Hasanuddin)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button