
Incredible, Badak LNG Raih PROPER Emas 15 Kali Berturut-turut
Capaian PROPER Emas ke-15 mencerminkan konsistensi strategi perusahaan sebagai Perusahaan Energi Global yang unggul, terkemuka, ramah lingkungan, bertanggung jawab sosial, serta menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik.
JAKARTA, Improvement – PT Badak LNG membuktikan komitmennya di bidang lingkungan. Perusahaan plat merah yang bergerak di bidang Migas ini kembali meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH).
Kali ini, POPER Emas yang diterima Badak LNG merupakan yang ke-15 secara berturut-turut sejak pertama kali penghargaan serupa diterima pada 2011. Incredible!
Penghargaan tersebut diserahkan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2025). Pada kesempatan itu, penghargaan diterima langsung oleh President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Badak LNG terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan industri LNG berkelanjutan yang ramah lingkungan. Juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Achmad Khoiruddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
“Terima kasih atas dukungan seluruh insan Badak LNG, sehingga kita kembali meraih PROPER Emas ke-15. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk senantiasa menyelaraskan kegiatan bisnis dengan kepedulian terhadap lingkungan, dan tentunya ini merupakan hadiah dariAllah SWT,” kata Achmad Khoiruddin sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Dikatakan, ke depan perusahaan akan terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Perusahaan akan terus berupaya menjaga keseimbangan lingkungan, baik dari aspek hayati, hewani, maupun pemberdayaan masyarakat sekitar,” katanya.
![]()
Perusahaan Energi Global
Sejak pertama kali diraih pada 2011, capaian PROPER Emas ke-15 ini mencerminkan konsistensi strategi perusahaan sebagai Perusahaan Energi Global yang unggul, terkemuka, ramah lingkungan, bertanggung jawab sosial, serta menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik.
Pada 2025, Badak LNG menghadirkan berbagai inovasi dan program unggulan yang menjadi faktor kunci dalam pencapaian ini. Di antaranya: Eco Inovasi Otomatisasi Sistem Pengendalian Antisurge Kompresor Refrigeran.
Inovasi ini mengurangi konsumsi steam pada produksi LNG rendah, yang memberikan dampak penurunan signifikan terhadap potensi Global warming sebesar 51,98% serta potensi penipisan ozon sebesar 16,30%.
Upaya dekarbonisasi juga diperkuat melalui program konservasi dan reforestasi kawasan Badak LNG, yang berhasil menurunkan emisi hingga 40.701 ton CO2eq per tahun.
Badak LNG secara aktif menjalankan berbagai aksimitigasi gas rumah kaca sebagai bagian dari dukungan terhadap target Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE).
Di sektor sosial dan lingkungan, Badak LNG juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat yakni Lestari Bahari (Lumbung Ekonomi Sukses Terpadu & Mandiri Berbasis Hasil Maritim), yang mengolah ikan kecil seperti teri menjadi produk bernilai ekonomi.
Program ini memanfaatkan teknologi pengeringan yang dapat beroperasi dalam berbagai kondisi cuaca untuk memperpanjang umur simpan ikan.
Selain itu, limbah ikan diolah menjadi pakan ternak, sehingga memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi dampak lingkungan di kawasan pesisir.
SOPAN TERI
Program Lestari Bahari menghadirkan inovasi SOPAN TERI (Sistem Optimalisasi Pengeringan dan Penyimpanan Terintegrasi), sebuah tungku perebusan dan kontainer pengering yang cara kerjanya mengadopsi prinsip dari salah satu proses di unit produksi LNG yakni prinsip Economizer (pemanfaatan panas gas buang) pada unit penyediaan steam (boiler) di Kilang Badak LNG.
Konsep pemanfaatan panas gas buang tersebut diterapkan pada Alat Pengering Ikan SOPAN TERI. Panas sisa pembakaran tungku perebusan dialirkan ke dalam kontainer pengering untuk mengeringkan ikan.
Inovasi ini menerapkan teknologi yang sederhana dan materialnya mudah diperoleh sehingga penerapannya pun mudah dilakukan oleh masyarakat.
Inovasi SOPAN TERI juga telah mendapatkan paten dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan judul “Alat Pengering Ikan Memanfaatkan Udara Panas dari Tungku Perebusan”dengan nomor IDS000011421, serta menjadi bagian dari berbagai capaian paten lainnya di bidang inovasi CSR.
Pada tahun yang sama, Badak LNG turut menginisiasi program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai wujud kepedulian perusahaan dalam membangun generasi masa depan yang unggul menuju Indonesia Emas.
Melalui pendampingan terhadap 17 Tempat Penitipan Anak (TPA) di Kota Bontang, program ini berfokus pada peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini melalui penguatan kapasitas pengasuh, sertifikasi kompetensi, serta pendampingan berkelanjutan bagi orang tua.
PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) merupakan program penilaian ketaatan perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Progam PROPER meliputi Hitam, Merah, Biru (standar Ketaatan), Hijau, dan Emas. Mulai dikembangkan Kementerian LH pada 1995 dan diperluas cakupannya pada 2002. (*/Hasanuddin)



