
Percantik Kota Situbondo, Uzin Sumbang 1.800 Liter Cat
Cat digunakan untuk mempercantik kota Situbondo yang akan memasuki usia ke-208 pada 15 Agustus 2026 mendatang. Pengecatan dilakukan di sepanjang jalur Pantura, Situbondo.
SITUBONDO, Improvement – Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akan merayakan hari jadinya. Pada 15 Agustus 2026 mendatang, kota yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini akan genap berusia 208 tahun.
Situbondo pun berbenah. Pada Rabu (22/7/2026), Kota Santri Situbondo mulai dipercantik dengan melakukan pengecetan trotoar di sepanjang jalur pantura. Antara lain sepanjang jalan Nasional, jalan Provinsi, dan Jalan kabupaten.
Pengecatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari aparatur Kabupaten Situbondo, Polres, Kodim 0823, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Masyarakat, pelajar, tim PKK, dan sebagainya.
Kegiatan Situbondo Adenden (Berhias) ini mendapat dukungan dari PT Uzin Utz Indonesia yang menyumbangkan 1.800 liter cat. “Saat pemkab mengalami keterbatasan anggaran atau efesien, maka untuk mengecet jalan jalan di sepanjang jalur pantura perkotaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dibantu 1.800 liter cat dari Bapak Sugiarto, Direktur PT Uzin UTZ Indonesia di Jakarta,” kata Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Dikatakan Bupati, cat produksi PT Uzin Utz Indonesia ini tidak ada ritelnya. “Ini cat hanya digunakan untuk gedung-gedung pencakar langit, dan cat khusus untuk digunakan di gedung-gedung yang besar-besar, serta bangunan cagar budaya,” kata Mas Rio, sapaan akrab Bupati.
“Alhamdulillah,” kata Mas Rio.” Pak Sugiarto telah memberikan bantuan cat. Mudah-mudahan nanti Pak Sugiarto masih memberikan bantuan untuk tahun-tahun berikutnya. Dengan Adenden (Berhias) Situbondo bisa terlihat lebih rapi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan, sepanjang jalan pantura harus kelihatan bagus, sehingga ketika orang mau ke Bali melewati Situbondo ada kenangan yang mereka tidak bisa lupakan.
“Pengecatan ini merupakan salah satu bagian dari support menjelang peringatan Harjakasi ke-208,” jelasnya.

Kegiatan Situbondo Adende dipusatkan di halaman Pendopo Besuki Situbondo, yang merupakan saksi bisu akan berdirinya Situbondo sebagai Kabupaten.
Pada 15 Agustus 1818, Bupati Besuki pertama, Raden Adipati Ario Prawiro Adiningrat yang dikenal pula dengan nama KRT Prawiroadiningrat (KPRTA Adipatih Prawiro Adiningrat I), dilantik. Pelantikan itu menandai hari jadi Kabupaten Situbondo.
Bangunan Pendopo itu sendiri merupakan bagian dari kompleks Kawedanan Besuki, yang didirikan sebelum tahun 1818.
Tentang Uzin Utz Indonesia
Uzin Utz dikenal sebagai produsen global untuk mortar instan, perekat, pelapis, dan waterproofing yang melayani proyek konstruksi di puluhan negara di dunia. Didirikan pada tahun 1911 oleh Georg Utz di Wina, Australia pada tahun 1911 (Georg Utz GmbH & Co. KG).
Saat ini, Uzin Utz AG memiliki anak perusahaan di 43 negara di dunia. Di Indonesia sendiri, Uzin Utz merintis pabrik pertamanya di Surabaya pada tahun 2002. Dua tahun kemudian atau 2004, Uzin memulai produksi di Jakarta.
Pada 23 Oktober 2007, UZIN membentuk anak perusahaan dengan nama PT. Uzin Utz Indonesia, yang merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) dan membangun pabrik baru di Kawasan Industri Marunda Center – Bekasi. Delapan tahun kemudian atau tahun 2015, PT UZIN Utz Indonesia membangun pabrik yang lebih besar di Cikande, Banten.
Uzin Utz Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan dan perekat berkualitas tinggi. Dan, menyediakan produk untuk berbagai kebutuhan konstruksi dan industri. Uzin Utz Indonesia sangat berfokus pada inovasi dalam setiap produknya, dan sangat ramah terhadap lingkungan.
Uzin Utz Indonesia melayani berbagai segmen pasar, mulai dari perumahan, komersial, hingga industri. Berkomitmen tinggi pada kualitas dan ketahanan bahan untuk memastikan hasil terbaik dalam aplikasi konstruksi.
Uzin Utz Indonesia dipercaya menyediakan material dalam upaya konservasi bangunan Pendopo Besuki yang sudah berusia 208 tahun. Dalam upaya ini, Uzin berfokus pada upaya penyelamatan elemen kayu dari kerusakan. (*/Hasanuddin)



