
Universitas Indonesia Raih Bintang 5 ++ sebagai Kampus Sehat di ASEAN
UI memiliki komitmen kuat dalam mengimplementasikan Health University Framework (HUF).
JAKARTA, Improvement – Universitas Indonesia (UI) menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan. “The Yellow Jackets” menjadi salah satu kampus sehat di ASEAN.
Belum lama ini, bertempat di Manila, UI meraih “Healthy university rating 5-stars plus” dari ASEAN University Network-Health Promotion Network (AUN-HPN).
Raihan ini merupakan capaian tertinggi dalam penilaian Health University Rating System (HURS) yang dikembangkan AUN-HPN.
Hal ini membuktikan bahwa UI memiliki komitmen kuat dalam mengimplementasikan Healthy University Framework (HUF) yang dikembangkan AUN-HPN.
HUF memiliki visi menjadikan Universitas di ASEAN sebagai universitas yang unggul dalam melaksanakan promosi kesehatan.
![]()
Tiga Kategori
Terdapat tiga kategori dan 22 (dua puluh dua) indikator healthy university atau kampus sehat.
Kategori pertama adalah system and infrastructure. Kategori ini menggambarkan kebijakan universitas dalam penerapan kampus sehat, penyediaan sarana dan prasarana. Lalu, akomodasi layak untuk disabilitas serta bagaimana promosi kesehatan menjadi bagian dari penelitian dan kurikulum di universitas.
Peraturan Rektor No 26 Tahun 2025 menegaskan bahwa UI memiliki komitmen tinggi untuk menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan kesejahteraan kampus. Meliputi aspek kesehatan fisik, mental, keselamatan, keamanan, kesiapsiagaan dan kelestarian lingkungan.
Kategori kedua yaitu zero tolerance. UI memiliki kebijakan sebagai Kampus bebas asap rokok, tertib lalulintas, bebas alkohol dan obat-obatan terlarang serta perundungan dan kekerasan.
Kebijakan tersebut diimplementasikan melalui edukasi kesehatan, pembuatan dan pemasangan spanduk dan poster, serta sosialisasi-sosialisasi yang masif di dalam kampus serta media sosial.
Kategori ketiga yakni health promotion (promosi kesehatan). Berbagai upaya promosi kesehatan yang dilaksanakan di UI meliputi kajian kesehatan mental pada mahasiswa, staf dan dosen. Dilanjutkan dengan intervensi psikososial dengan melatih Peer Councelor and Health Educator (PCHE) pada mahasiswa serta fasilitator kesehatan atau kader Kesehatan untuk staf dan dosen.
Olahraga juga merupakan salah satu promosi kesehatan yang dilaksanakan di UI. Melalui penguatan fasilitas olahraga, kelompok olahraga serta lomba-lomba olahraga (contoh: FISIP Badminton cup, fun-run di berbagai fakultas) UI mendorong warga UI dan masyarakat untuk aktif berolahraga.
Cek kesehatan gratis (CKG) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan kota Depok dilaksanakan untuk memonitor kesehatan warga UI.
Semua kegiatan di atas dipublikasikan melalui blast email kepada seluruh warga UI guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Sehat, Modal Utama Produktivitas
Bagi warga UI, sehat adalah modal utama untuk mencapai produktivitas dan kreativitas tertinggi. Oleh karenanya, setiap warga UI harus mampu menilai kesehatannya dan meningkatkan derajatnya.
Melalui berbagai sosialisasi, edukasi, sarana dan prasarana kesehatan, UI mendorong semua warganya untuk secara aktif mempertahankan dan meningkatkan kesehatannya.
“Dengan sehat, UI bisa menjadi kampus yang Unggul dan Impactful. Budayakan healthy lifestyle, olahraga, istirahat yang cukup, makanan sehat dan bergizi,” pesan Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, ST, M.Eng, IPU.
UI merupakan salah satu universitas terbesar di Indonesia. Jumlah mahasiswanya mencapai sekitar 47.000 orang dengan dosen dan staf sekitar 1.000 orang
Tentang AUN-HPN
ASEAN University Network (AUN) didirikan pada 30 November 1995 dan berkantor pusat di Thailand. Saat ini anggota AUN ada 30 universitas dari negara-negara di ASEAN. Dari Indonesia sendiri, selain UI, juga ada ITB, UGM, dan UNAIR.
Sedangkan AUN-HPN merupakan bagian dari AUN dan menjadi wadah bagi institusi pendidikan tinggi untuk berkolaborasi dalam kampanye promosi kesehatan dan solusi inovatif.
Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah ASEAN dengan fokus pada tantangan kesehatan bersama. (*/Hasanuddin)


