NewsQHSSESustainability

Nilai ‘Pat Gulipat’ Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker Lebih Rp201 Miliar

Dugaan tindak pemerasan sertifikasi K3 yang dilakukan eks Wamenaker Immanuel Ebenezer dkk mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020-2025.

JAKARTA, Improvement – Penyidikan kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selesai dilakukan dan diyatakan lengkap (P21).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara, bukti, dan 11 tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Dalam penyidikan perkara ini, dari identifikasi oleh penyidik melalui rekening para tersangka, dugaan tindak pemerasan yang dilakukan mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020-2025,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (18/12/2025) sebagaimana dilansir dari laman idntimes.

Jumlah tersebut belum termasuk pemberian tunai atau pun dalam bentuk barang seperti mobil, motor, fasilitas pemberangkatan ibadah haji, umroh, dan lain-lain.

Jaksa punya waktu dua pekan untuk menyusun surat dakwaan dan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, mantan Wakil Menteri Ketenagalkerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel mengaku siap menghadapi persidangan kasus tersebut.

“Ya harus siap, masa enggak siap. Petarung di mana pun harus siap,” katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

OTT KPK

Sebagaimana diwartakan, kasus ini terungkap setelah  Noel dan sejumlah orang  lainnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (20/8/2025) malam.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan dua orang. Malam itu juga langsung dilakukan pengembangan dan menggiring 10 orang ke gedung KPK, termasuk Noel.

Hari Jumat (22/8/2025) sore, KPK mengumumkan penetapan para tersangka dalam kasus pemerasan sertifikasi K3. Ada 11 orang, termasuk Noel.

Berikut nama 11 tersangka kasus pemerasan sertifikasi K3 :

  1. Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), Wakil Menteri Ketenagakerjaan
  2. Fahrurozi – DirjenBinwasnaker dan K3
  3. Hery Sutanto – Direktur Bina KelembagaanK3
  4. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3
  5. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja
  6. Supriadi – KoordinatorKeselamatan Kerja Ditjen Bina K3
  7. Subhan – Sub Koordinator Keselamatan Kerja Ditjen Bina K3
  8. Anita Kusumawati – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja
  9. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator
  10. Temurila –  PT KEM Indonesia
  11. Miki Mahfud –  PT KEM Indonesia

Menurut Ketua KPK Setyo Budianto, perkara yang disangkakan, dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker.

Noel ikut membiarkan, bahkan menerima aliran dana dari hasil pemerasan dalam proses sertifikasi K3 tersebut.

Dari penyelidikan terungkap, ada dana Rp3 miliar yang mengalir ke Noel dan satu unit sepeda motor baru Ducati Scrambler Nightshif warna biru hitam.

Setyo Budianto mengungkapkan, dalam aksinya, para tersangka memeras buruh Rp6 juta agar sertifikatnya diterbitkan.

“Dari tarif sertifikasi K3 sebesar Rp275.000, fakta di lapangan menunjukkan bahwa para pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp6.000.000. Hal ini terjadi karena adanya tindak pemerasan dengan modus memperlambat, mempersulit, atau bahkan tidak memproses permohonan pembuatan sertifikasi K3 yang tidak membayar lebih,” katanya kala itu. (Hasanuddin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button