
694 Gedung di Jakarta Tak Penuhi Syarat Keselamatan Kebakaran*
Dari pemeriksaan tahun 2024, gedung bertingkat di Jakarta yang tidak memenuhi keselamatan kebakaran totalnya ada 694.
JAKARTA, Improvement – Kota Jakarta darurat kebakaran. Dari total 2.609 gedung di Jakarta, yang belum memenuhi syarat keselamatan kebakaran tercatat 694.
Terdiri atas 361 gedung tinggi (8 lantai ke atas) dan 333 gedung menengah-rendah (di bawah 8 lantai).
Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta Satriadi Gunawan. “Ada dua kelompok gedung bertingkat di Jakarta. Pertama, gedung tinggi dengan 8 lantai ke atas, dan gedung menengah-rendah dengan 8 lantai ke bawah,” kata Satriadi di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/1/2025) silam menanggapi kasus kebakaran Glodok Plaza di Jakarta Barat yang menewaskan setidaknya 8 orang.
Dikatakan, Dinas Gulkarmat Jakarta setiap tahun rutin melakukan pemeriksaan keselamatan kebakaran gedung.
Dari pemeriksaan tahun 2024, gedung bertingkat di Jakarta yang tidak memenuhi keselamatan kebakaran totalnya ada 694.
“Jadi untuk gedung tinggi 8 lantai ke atas di DKI Jakarta itu jumlahnya ada 1.228 gedung, yang memenuhi syarat sekitar 867 gedung, tidak memenuhi syarat 361 gedung,” kata Satriadi.
Untuk gedung menengah-rendah dengan ketinggian di bawah 8 lantai, sebanyak 333 gedung belum memenuhi syarat keselamatan kebakaran.
“Gedung menengah-rendah 8 lantai ke bawah, jumlahnya ada 1.381 gedung, memenuhi syarat 1.048 gedung, tidak memenuhi syarat ada 333 gedung,” katanya.
Setiap Tahun Diperiksa
Satriadi menyampaikan, setiap gedung yang tak memenuhi syarat keselamatan kebakaran diberikan kesempatan untuk berbenah selama setahun.
Nantinya, petugas damkar akan kembali memeriksa kondisi gedung-gedung secara periodik. Gedung yang telah memenuhi syarat bakal diberikan sertifikat kebakaran tahunan.
“Jadi setiap tahun kami periksa gedung-gedung tersebut terkait dengan proteksi kebakarannya. Apakah sprinkler-nya tetap berfungsi atau tidak, dan sebagainya,” kata Satriadi.
Berdasarkan data Dinas Gulkarmat DK Jakarta sepanjang Januari hingga 23 Desember 2024, kasus kebakaran yang terjadi di Jakarta tercatat di angka 1.888 kejadian. Dari angka itu, kebakaran di Jakarta didominasi oleh kawasan pemukiman. (Hasanuddin)
*) Artikel ini telah tayang di Majalah Improvement edisi No 4/2025 “KESELAMATAN GEDUNG TINGGI DI JAKARTA”


